Saatini, kita kembali mengenang peristiwa penting dalam perkembangan ajaran Sang Buddha. Tepat pada purnama sidhi di bulan Asadha 2554 tahun yang lalu, Sang Buddha membabarkan khotbah Dhamma untuk pertama kalinya di hadapan lima orang pertapa; yang dikenal sebagai khotbah Pemutaran Roda Dhamma atau Dhammacakkapavatana-sutta.
PeranWanita dalam Rumah Tangga Kristen. Sebagaimana telah dibahas di atas, Allah menciptakan wanita untuk menjadi penolong bagi suaminya, jadi pelayanan utama seorang wanita adalah di dalam keluarganya (Tit. 2:3-5). Ini sangat penting, karena suatu gereja yang sehat harus terdiri dari keluarga-keluarga yang sehat juga.
Disadurdari Renungan Harian Air Hidup, edisi 27 Januari 2011 -. Baca: 1 Petrus 4:7-11. "Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa." 1 Petrus 4:7. Rasul Petrus mengingatkan kita bahwa kesudahan segala sesuatu sudah dekat, oleh karena itu kita harus banyak berdoa.
WanitaTangguh Mewariskan Yang Terbaik Kotbah Kristen Ev. DR. Indri Pardede Aria Berbagi Firman TUHAN - Kotbah Kristen Wanita Tangguh Mewariskan Yang Terbaik लॉग इन करें
KhotbahYang MemberkatiPs. Philip MantofaWanita Yang Kuat Dan TangguhCBB 2022Channel Berkat Baru#philipmantofa#khotbahkristen#renunganharian#saatteduh#khotba
UraianNats. Markus 15:42-47 ini menjelaskan buat kita, dimana kematian Yesus di kayu salib juga memecahkan suatu masalah, sebab tidak lama lagi saat mempersiapkan jelang sabat, sementara mayat masih tergantung, tentunya oleh karna tiada yang berani mengambilnya, dan juga mau bawa kemana, sebab kuburan keluarga Yesus tentunya ada di Nazaret
0732 BAHAN KHOTBAH IBADAH WANITA, K No comments Sebagai seorang wanita Kristen, kita dituntut untuk memiliki karakter yang baik; panjang sabar, memiliki penguasaan diri, seorang tangguh dan kuat, lembut hatinya, hidup kudus, setia berdoa, taat kepada Tuhan, dan menyenangkan bagi orang lain.
J40mPdU. Menjadi keluarga yang tangguh ~ Landasan firman Tuhan untuk tema menjadi keluarga yang tangguh diambil dari Yosua 2415. Penulis kitab Yosua menulis “Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN”. Ada suatu pernyataan yang menyatakan bahwa “Keluarga adalah harta yang paling berharga”. Benarkah pernyataan tersebut jika dikaitkan dengan kondisi riil hidup berkeluarga di sepanjang tahun 2019 yang telah kita lewati? Apakah pernyataan tersebut masih relevan dalam arak-arakan hidup berkeluarga di tahun 2020 ini? Pernyataan Yosua di dalam bacaan Alkitab hari ini merupakan salah satu pernyataan terpenting di dalam Perjanjian Lama. Ia berbicara kepada kaum Israel yang dipimpinnya. Itu adalah kata-kata yang keluar dari hati dan mulut seorang yang bersungguh-sungguh dengan tugas kepemimpinannya. Pernyataan itu juga merupakan kata-kata yang keluar dari hati dan mulut seorang suami, seorang ayah, seorang pemimpin dalam keluarga. Yosua mendedikasikan hidup spiritualnya untuk diri dan keluarganya. Kalimat tanya “Bagaimana supaya keluarga bisa tangguh di tahun 2020 ini?”. Kalimat peralihan Berdasarkan kebenaran firman Tuhan, maka ada beberapa hal yang menjamin bahwa keluarga bisa tangguh di tahun 2020 ini, yaitu 1. Orangtua mempunyai tugas pelayanan terhadap keluarga – Ulangan 62-7 dan Efesus 64 a. Pelayan spiritual – Ulangan 67 “Haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun” – Ulangan 67 Kita bukan saja makhluk jasmani, tetapi juga makhluk rohani karena kita diciptakan serupa dan segambar dengan Allah. Itu sebabnya kita bisa berelasi dengan Allah dan Allah dapat berelasi dengan kita. Relasi yang terjadi di alam roh dapat terealisasi di alam nyata. Sebagai pelayan spiritual, orangtua suami-istri, ayah-ibu berperan sebagai IMAM dalam keluarga. Jelaskan tugas IMAM Sebagai pelayan spiritual, orangtua suami-istri, ayah-ibu berperan sebagai GEMBALA dalam keluarga. Jelaskan tugas GEMBALA – Mazmur 23 b. Pelayan yang menjadi teladan – Efesus 64 “Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan” – Efesus 64. Krisis keteladanan Krisis integritas Kita harus menjadi pelaku utama dari apa yang kita ajarkan Maka anak-anak kita, generasi milenial dapat mengikuti teladan dan integritas kita. c. Upah bagi para orangtua – Mazmur 1275; Amsal 2917 Kita berbahagia dan tidak mendapat malu karena telah melaksanakan tugas kita sebagai pelayan spiritual dengan baik dan benar – “Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang” – Mazmur 1275. Kita mengalami ketentraman dan sukacita karena kita memperagakan kehidupan yang menjadi teladan bagi anak-anak kita generasi milenial – “Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketentraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu” – Amsal 2917 2. Generasi milenial mempunyai tugas pelayanan terhadap keluarga – Efesus 61-3 a. Melayani orangtua dalam ketaatan – Efesus 61 “Hai anak-anak, TAATILAH orang tuamu di dalam Tuhan, karena HARUSLAH demikian”. b. Melayani orangtua dalam rasa hormat – Efesus 62 “HORMATILAH ayahmu dan ibumu – ini adalah suatu PERINTAH YANG PENTING,...”. c. Upah bagi yang melayani orangtua dalam ketaatan dan rasa hormat – Efesus 63 “Supaya kamu BERBAHAGIA dan PANJANG UMURMU di bumi”. 3. Orangtua dan generasi milenial mempunyai tugas pelayanan terhadap gereja dan dunia – 1 Petrus 410 dan Matius 513-16 a. Melayani secara internal sesuai karunia yang dimiliki – 1 Petrus 410 – “Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah”. b. Melayani secara eksternal sebagai garam dan terang dunia – Matius 513-16 – “13 Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. 14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. 15 Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. 16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” c. Upah bagi orangtua dan generasi milenial yang melayani gereja dan dunia – 1 Korintus 1558 dan Kolose 323-24 Jerih payah tidak akan sia-sia – “Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia” – 1 Korintus 1558. Semua investasi dan benih yang kita tabur apapun bentuknya, pasti kita akan menuai di sepanjang tahun 2020 dan bahkan sampai kekekalan kita akan menerimanya. Menerima upah dari Tuhan – “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang DITENTUKAN bagimu sebagai UPAH. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya” – Kolose 323-24. Kristus adalah TUAN kita yang sangat baik. Karenanya pasti ada apresiasi, pasti ada penghargaan dan pasti ada reward serta pasti ada kejutan-kejuta spesial yang Dia berikan bagi kita di sepanjang tahun 2020. Ketika orangtua dan generasi milenial melaksanakan tugas pelayanannya secara baik dan benar di rumah pastilah keluarga akan bahagia dan diberkati oleh Tuhan. Selanjutnya pada saat orangtua dan generasi milenial melaksanakan tugas pelayanannya secara baik dan benar di gereja, pastilah gereja akan bertumbuh dan menjadi berkat bagi dunia. Amin
Lori Official Writer 7906 Efesus 6 13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. Bacaan Alkitab Setahun Mazmur 112; Lukas 24; Hakim-Hakim 11-12 Wanita manapun akan rentan jadi wanita korban luka hati dan perasaan. Bisa karena ucapan orang lain, perlakuan tidak adil dalam hubungan, tertekan karena gak punya kesempatan menggapai mimpinya dan lain sebagainya. Kamu mungkin pernah mengalaminya di masa lalu. Tapi hari ini, jangan mau hidup lagi sebagai korban. Sebagai wanita kamu harus tahu, Alkitab menyampaikan bahwa kita adalah para pengikut Kristus. Perjuangan kita bukan melawan darah dan daging, tapi melawan pemerintah, penguasa-penguasa, penghulu dunia yang gelap dan melawan roh-roh jahat di udara Efesus 6 12. Ayat inilah yang mengingatkan aku supaya setiap wanita Tuhan harus menjadi pejuang, bukan menjadi sosok yang ketakutan dan hidup sebagai korban perasaan dan luka hati. Alkitab mengingatkan kita dalam Efesus 6 10-11 supaya jadi kuat di dalam Tuhan dan dalam kuasa-Nya yang perkasa’ dan untuk mengenakan perlengkapan senjata Allah supaya kita dimampukan untuk melawan siasat si iblis’. Alkitab bahkan menyampaikan dengan jelas tentang bagaimana kita mengenakan masing-masing perlengkapan senjata iman sesuai dengan fungsinya. “…dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat…” Efesus 6 16 Aku mulai berpikir, berapa banyak dari wanita-wanita Tuhan yang jatuh dalam jerat si iblis karena percaya dengan kebohongannya? Kadang kala dia akan membisikkan dalam hatimu seperti kalimat-kalimat ini Gak ada yang benar-benar mengasihimu. Kamu adalah seorang ibu yang menyedihkan. Suamimu tidak benar-benar mencintaimu, dia tak lagi menganggapmu. Kamu bilang kamu anak Tuhan? Tapi tindakanmu tidak! Kamu patut malu dengan masa lalumu. Semua orang tahu kalau kamu pura-pura. Akui saja! Kamu gak akan pernah bisa menjalani hidup yang bermakna dan penuh tujuan, jadi jangan tak perlu berharap! Semua kata-kata ini adalah kebohongan si iblis yang berusaha dilemparkan ke kita, menusuk pikiran kita dan membuat kita ragu akan diri kita sendiri. Si iblis mencoba meyakinkan kita kalau firman Tuhan adalah kebohongan dan setiap perkataan mereka benar. Tapi Alkitab mengingatkan kita untuk mengenakan perlengkapan senjata Allah sebagai pertahanan atas kebohongan, tuduhan dan siasat. Saat kita mengenakan perlengkapan senjata Allah, kita membungkus diri kita dalam karakter Kristus dan kita tinggal di dalam Dia. Kita harus mengencangkan sabuk kebenaran di pinggang kita. Karena itu melambangkan kebenaran di dalam Yesus Yohanes 14 6. Apa fungsi perlengkapan senjata Allah? Kita harus mengenakan baju zirah keadilan untuk menutupi hati kita dengan kebenaran Kristus Yeremia 23 6. Kita harus mengenakan perisai iman untuk memadamkan anak panah si iblis Mazmur 84 11. Kita harus memakai ketopong keselamatan untuk menjaga kepala dan pikiran kita di dalam Kristus. Kita harus memakai pedang Roh yaitu firman Tuhan Yohanes 1 14. Waktu si iblis mulai membisikkan kata-kata negatif tentang dirimu, jangan segan-segan untuk menyerangnya. Jangan jadi korban dan akhirnya dimangsa oleh kebohongannya. Sebaliknya, jadilah wanita pejuang. Percayalah dengan kebenaran firman Tuhan yang berkata tentang siapa kamu dan kuasa Tuhan di dalam dirimu. Berdirilah teguh dalam kebenaran. Cara termudah untuk menghadapi tuduhan dan serangan adalah memuji Tuhan dan berdoa. Jadilah seperti Ratu Ester yang tak mau menyerah dengan siasat jahat yang dia dengar. Dia adalah srikandi iman Tuhan. Hari ini, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, biarlah renungan ini semakin menguatkan para wanita di negeri ini bahwa kamu adalah sosok yang berharga dan berkenan dihadapan Tuhan. Teruslah berjuang dan jangan pernah jadi korban atas kondisi yang kamu alami. Hak cipta Cindi McMenamin, disadur dari Kamu diberkati dengan renungan harian kami? Mari dukung kami untuk terus memberkati lebih banyak orang melalui konten-konten terbaik di website ini. Yuk bergabung jadi mitra hari ini. DAFTAR DI SINI
Syeba Pustaka – Ini dia, ebook “20 Ide Khotbah untuk Perempuan” yang Anda bisa gunakan menyusun khotbah untuk ibadah kaum wanita yang akan Anda pimpin. Ebook ini ditulis untuk ikut memenuhi kebutuhan komisi pelayanan khusus perempuan/wanita atau ibu di gereja akan materi khotbah yang sesuai dengan konteks mereka. Isinya adalah IDE khotbah yang didasarkan pada kisah 20 tokoh perempuan dalam Perjanjian Lama. Karena baru berupa IDE maka Anda bisa leluasa menyesuaikan dengan kondisi kaum perempuan di jemaat Anda. Namun meskipun baru berupa IDE, uraiannya cukup mendalam yang difokuskan untuk memberi pandangan baru mengenai kisah tersebut dan hubungannya dengan konteks kehidupan perempuan di masa kini. Metode tafsir yang digunakan adalahmetode tafsir narasi sebab kisah mereka memang tertuang dalam bentuk narasi. Nah, siapa saja ke-20 tokoh perempuan tersebut? Berikut uraian singkatnya. Kisah tentang Hawa banyak memberi argumen teologis berkaitan dengan perempuan, yang lebih banyak bersifat negatif, mis. dianggap sebagai penyebab jatuhnya manusia ke dalam dosa, memiliki posisi sekunder karena diciptakan setelah Adam, dll. Padahal kisah tentang Hawa sebenarnya banyak unsur positifnya yang bisa menjadi inspirasi dan landasan baik bagi kehidupan kaum perempuan di masa kini. Khotbah untuk Ibadah Kaum Wanita SARA Sara atau Sarai, ibu dari bangsa Israel, bangsa pilihan Allah, yang melalui mereka Allah berkenan mengirimkan Sang Juruselamat untuk menebus dosa manusia. Kehidupannya adalah sebuah pengembaraan untuk menegaskan identitas dirinya sendirinya dan kaumnya. Di satu sisi Sara adalah potret perempuan biasa, tapi di sisi lain memiliki banyak hal luar biasa yang bisa kita ambil hikmahnya bagi kehidupan perempuan di masa kini. Khotbah untuk Ibadah Kaum Wanita HAGAR Perempuan yang satu ini menjalani kehidupan yang sangat luar biasa. Dia adalah sosok perempuan yang mampu mengatasi beratnya tekanan hidup dan memperjuangkan masa depan anaknya. Kisahnya dapat menjadi inspirasi perjuangan kaum perempuan dalam mengatasi ketidakadilan berbasis gender dan kelas sosial. Khotbah untuk Ibadah Kaum Wanita ISTERI LOT Isteri Lot, begitulah disebutkan dalam Alkitab, adalah salah satu perempuan yang kisahnya memberikan sebuah pelajaran penting bagi perempuan di masa kini. Pelajaran itu berkaitan dengan tindakan yang harus dilakukan untuk mengakhiri sebuah periode kehidupan yang sulit dan memulai yang baru yang lebih baik. Khotbah untuk Ibadah Kaum Wanita RIBKA Ribka, isteri Ishak, adalah ibu dari Yakub, sang Bapa Israel. Kisah tentang dia yang sangat menarik adalah ketika ia membantu Yakub mendapatkan hak kesulungan dengan cara menipu ayahnya. Kisah ini menarik untuk direfleksikan dari sudut cita-cita, komitmen, tindakan dan pergulatan batinnya sebagai seorang isteri dan seorang ibu. Khotbah untuk Ibadah Kaum Wanita LEA Lea adalah isteri Yakub yang pertama. Ia dipaksa menikah oleh ayahnya dengan Yakub dengan alasan dia yang lebih tua jadi harus menikah lebih dulu sesuai kebiasaan pada waktu itu. Yakub tidak mencintainya. Lea merasa tersiksa hidup dalam situasi demikian. Ia harus berjuang untuk mendapatkan cinta itu, dengan cara berusaha memiliki anak yang untuk itu dia harus hidup dalam persaingan dengan “madunya” yang merupakan adik kandungnya sendiri. Lea adalah cermin dari pergulatan perempuan dalam belenggu cinta dan pernikahan yang memberikan otoritas dan hak istimewa kepada kaum laki-laki. Khotbah untuk Ibadah Kaum Wanita DINA Yakub, sang “bapak” Israel sebenarnya memiliki seorang anak perempuan bernama Dina. Tapi anak ini kurang populer. Namanya jarang disebutkan dalam cerita-cerita tentang bangsa Israel. Satu-satunya kisah yang menonjolkan namanya terdapat dalam Kejadian 34, kisah ia diperkosa oleh Sikhem yang “seolah-olah” menjadi alasan bagi saudara-saudara laki-lakinya untuk menyerbu dan menjarah, dan membunuh para laki-laki di negeri Sikhem itu. Ia ditampilkan hanya dalam cerita tentang masalah “kesucian Israel”. Dalam kejadian 49 tentang pembagian berkat bagi anak-anak Israel, Dina tidak disebutkan. Dia tidak mendapatkan berkat karena dia “bukan laki-laki”. Refleksi penting bagi kaum perempuan bagaimana memperjuangkan anak-anak perempuan mereka agar “diperhitungkan” dalam segala aspek kehidupan. Khotbah untuk Ibadah Kaum Wanita PUTERI FIRAUN Dalam kisah perjuangan umat Israel keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan sebenarnya ada peran besar seorang perempuan yang kurang diperhitungkan atau kurang dibahas dalam kehidupan bergereja. Dia adalah Puteri Firaun yang telah menyelamatkan dan membesarkan Musa, pemimpin perjuangan “Puteri Firaun” adalah sosok perempuan yang sangat berani. Secara diam-diam, dia melawan perintah Firaun pada waktu itu untuk membunuh semua bayi laki-laki Ibrani yang baru dilahirkan. Ia menyelamatkan Musa dan mengangkatnya sebagai anaknya. Hasilnya anak yang ia selamatkan dan besarkan di istana itu berhasil membawa umat Israel keluar dari Mesir dan berjalan menuju tanah kanaan. Refleksi mengapa dia bisa seberani itu? Apa yang bisa dipelajari darinya? Khotbah untuk Ibadah Kaum Wanita MIRYAM Musa diselamatkan dengan cara dihanyutkan di sungai oleh ibunya yang, mungkin, berharap akan ditemukan oleh Puteri Firaun yang selalu datang mandi di sungai itu. Miryam bertugas memastikan bayi Musa aman, termasuk ketika bertemu dengan sang Puteri. Untuk melakukan tugas ini tentu membutuhkan keberanian dan dedikasi pada keluarga serta tujuan dan cita-cita yang ada di balik itu. Khotbah untuk Ibadah Kaum Wanita 5 Anak Perempuan Zelafehad Kisah kelima anak perempuan Zelafehad ini berada dalam konteks perjalanan bangsa Israel menuju Kanaan di bawah kepemimpinan Musa. Di masa itu tatanan masyarakat / komunitas diatur berdasarkan garis kekuasaan laki-laki, termasuk dalam kepemilikan harta atau aset. Usaha kelima anak perempuan ini untuk mendapatkan hak waris atas kekayaan ayah mereka merupakan hal yang tidak sesuai aturan yang berlaku pada waktu itu. Meskipun demikian usaha mereka membuahkan hasil. Dampaknya bukan hanya mereka yang merasakannya, tapi seluruh ahli waris perempuan sebab peraturannya diubah. Khotbah untuk Ibadah Kaum Wanita DEBORA dan YAEL Debora adalah salah seorang nabiah sekaligus hakim yang pernah memerintah atas Israel. Hakim-hakim 4 menceritakan kemampuannya sebagai pemimpin, termasuk dalam memimpin perang. Sosok Debora menggambarkan bahwa di tengah masyarakat yang menggunggulkan laki-laki, perempuan pun bisa tampil sebagai pemimpin yang kuat. Yael adalah perempuan yang diramalkan Debora akan menjadi kunci kemenangan Israel dalam perang melawan bangsa Kanaan pada masa pemerintahannya. Ternyata ramalan Debora menjadi kenyataan. Khotbah untuk Ibadah Kaum Wanita RUT Rut adalah menantu Naomi. Tidak lama menikah, suaminya meninggal, kemudian iparnya yang laki-laki. Sebelumnya adalah ayah mertuanya. Tiadanya laki-laki dalam keluarga merupakan masalah yang cukup besar bagi kaum perempuan di masa itu, karena segala sesuatu diukur dari sisi laki-laki. Namun ia memilih untuk bertahan dan saling bergantung dengan sesama perempuan, yaitu ibu mertuanya sendiri. Ia mengikuti sang mertua kembali kampung halamannya dan berjuang bahu membahu untuk mempertahankan dan membangun kehidupan mereka. Ternyata mereka bisa. Khotbah untuk Ibadah Kaum Wanita NAOMI Naomi adalah sosok perempuan yang hidupnya penuh perjuangan yang tidak ringan. Pada awalnya ia dan keluarganya, bersama suami dan dua anak laki-laki, hidup di tanah Israel. Namun karena daerah itu mengalami kesulitan pangan secara berkepanjangan, akhirnya mereka sekeluarga memutuskan untuk pindah di daerah Moab. Di daerah Moab, suami dan kedua anaknya meninggal dunia. Yang tersisa hanya dirinya dan kedua menantu kemudian memutuskan untuk kembali lagi ke Israel dan membangun hidupnya. Kesendirian tidak membuatnya putus asa, berkecil hati, atau menyerah. Khotbah untuk Ibadah Kaum Wanita ABIGAIL Abigail adalah sosok seorang isteri yang berani bertindak berbeda dengan suaminya ketika menghadapi masalah dengan kelompok Daud. Keberaniannya bertindak berbeda dengan suami mencerminkan kemandiriannya dalam berpikir dan mengambil keputusan demi untuk menyelamatkan keluarganya. Khotbah untuk Ibadah Kaum Wanita RATU ESTER Ester adalah seorang perempuan muda dari keturunan Yahudi yang menjadi ratu mendampingi raja Persia bernama Ahasyweros. Dengan posisinya sebagai ratu, ia berhasil menyelamatkan umat Yahudi dari pemusnahan akibat siasat Haman, salah seorang pembesar di kerajaan tersebut. Ester tahu sejak awal bahwa untuk menyelamatkan bangsanya ia harus memasuki dan ikut mengendalikan kekuasaan di negeri Persia. Bukankah kisah 20 tokoh perempuan ini menarik untuk dikhotbahkan kepada kaum perempuan di masa kini? Kisah-kisah mereka sangat inspiratif. Ebook ini hanya berisi paparan tentang “ide” khotbah. Ide tersebut ditemukan dengan menghubungkan kisah mereka dengan pergumulan perempuan di masa kini. Sebagai pengkhotbah Anda masih bisa mengembangkannya dan menyesuaikannya menjadi lebih kontekstual dengan kehidupan perempuan di jemaat Anda. Harga hanya Rp. Baca juga Khotbah Yang Memotivasi Kaum Wanita Menjadi Agen Perubahan
Memiliki Hati yang Teguh dan Tangguh Bacaan ayat; Yesaya 263 TB Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya. Oleh Pdt Feri Nugroho Pdt Feri Nugroho Instagram ferinugroho77 Teguh artinya kuat berpegang pada janji ataupun perkataan; tetap tidak berubah dalam pendirian atau iman; hidup dalam kesetiaan. Berpedoman pada pengertian tersebut, dapat kita bayangkan bahwa orang yang teguh adalah orang yang memiliki kepribadian yang tangguh. Ia tidak mudah goyah dalam berkomitmen. Perlu dasar yang kuat untuk mampu mempengaruhi pendiriannya. Ia tidak gampang terpengaruh dengan banyak berita dan pembicaraan, sebelum menguji apakah yang dia dengar adalah sebuah kebenaran atau sekedar penilaian subyektif semata. Jika kata teguh dikaitkan dengan hati maka kita akan mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif. Keteguhan bukan hanya menyentuh ranah intelektual semata, namun terhubung dengan perasaan yang melahirkan sikap yang kokoh dalam segala sesuatu. Ia adalah pribadi yang tahan terhadap kritikan, tidak merajuk untuk memaksakan kehendak, atau cengeng dalam rengekan. Jika perlu adu argumen maka akan dilakukannya dan tahu kapan harus berhenti untuk berdebat. Baca juga Renungan Harian Kristen - Berproses Menjadi Dewasa dalam Pergumulan Kehidupan itu dinamis. Apa yang kita yakini sebagai kebenaran bertahun-tahun, ternyata dapat runtuh saat ditemukan fakta baru yang tidak bisa disanggah. Beberapa melindungi diri dengan tidak mau tahu dengan dunia luar. Menutup diri dari berbagai informasi dianggap sebagai perisai yang kokoh.
Sebagai seorang wanita Kristen, kita dituntut untuk memiliki karakter yang baik; panjang sabar, memiliki penguasaan diri, seorang tangguh dan kuat, lembut hatinya, hidup kudus, setia berdoa, taat kepada Tuhan, dan menyenangkan bagi orang lain. Seorang wanita Kristen juga harus menjadi ibu yang baik bagi anak-anaknya, menjadi isteri yang baik bagi suaminya, menjadi nenek yang baik bagi anak cucunya, yang mempersembahkan seluruh hidupnya dan semua yang dimilikinya serta mengerjakan segala sesuatunya dengan Anugrah Tuhan. Wanita diciptakan Tuhan pada hari yang ke enam, bukan dengan perkataan firman saja seperti ciptaan yang lain, tetapi dibentuk sedemikian rupa dengan kedua tangan-Nya sehingga menjadi ciptaan yang sangat berharga di mata Tuhan. Namun satu hal yang terkadang tidak disadari oleh wanita adalah, seringkali ia lupa kalau dirinya sangat berharga dimata Tuhan. Efesus 14, "Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya." Tuhan sudah merencakan hidup kita jauh sebelum dunia diciptakan untuk masuk dalam suatu tujuan yang baik dan mulia. Sebab itu jangan pernah percaya pada nasib sebab nasib bukan suatu kebetulan tetapi sebuah pilihan hidup dan hal itu dapat berubah jika kita tetap berjalan bersama Tuhan. Ulangan 3019, "Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu." Filipi 49, "Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu." Manusia diciptakan dalam komunitas yang berbeda karakter antara satu dengan yang lainnya. Semua ini unik dan memiliki kelebihan masing-masing dihadapan Tuhan. Karena itu sebagai wanita kristen yang bijak, kita harus mempertahankan karakter yang baik dan tetap menjaga hati dan pikiran kita supaya tidak tercemar oleh hal-hal yang tidak baik. Perombakan karakter merupakan sesuatu yang paling menyalkitkan dalam hidup, tetapi tetaplah terima proses itu dengan respon yang baik agar hidup kita selalu berkenan di hadapan Tuhan. Jika kita menabur pikiran kita pasti akan menuai tindakan, Jika kita menabur tindakan kita pasti akan menuai kebiasaan, Jika kita menabur kebiasaan kita pasti akan menuai karakter dan jika kita menabur karakter kita pasti juga akan menuai tujuan hidup. Karena berusahalah menjaga hidup kita dan senantiasa menabur sesuatu yang baik supaya kita juga menuai hal-hal yang baik seturut rencana Tuhan. Amsal 423, "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." Jagalah Pikiranmu! Sebab pikiran akan menjadi ucapan. Jagalah ucapanmu! Sebab ucapanmu akan menjadi tindakan. Jagalah tindakanmu! Sebab tindakan akan menjadi kebiasaan. Jagalah kebiasaanmu! Sebab kebiasaan akan menjadi sikap. Billy Graham pernah berkata; "When wealth is lost, nothing is lost. When health is lost, something is lost. When character is lost, all is lost." Ketika kekayaan hilang, tidak ada sesuatupun yang hilang. Ketika kesehatan hilang, ada sesuatu yang hilang. Ketika karakter yang hilang, semuanya hilang. Manusia paling berbahaya adalah tukang gosip, karena itu jangan biasakan hanyut dalam perbuatan itu. Buat apa kita membicarakan yang tidak baik dan benar jika itu tidak bergunan dan membangun diri kita sama sekali. Socrates juga pernah berkata; "kalau apa yang anda mau katakan kepada saya tidak benar, tidak baik dan tidak ada gunanya, buat apa menceritakan semua itu kepada saya?" Yoh. 155, Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Tuhan berjanji akan selalu memberkati kita. Firman Tuhan dalam kitab Ulangan 281-2. "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu." "Kekuatan terbesar di dunia adalah KASIH dan alat komunikasi paling ampuh ialah DO'A & PERCAYA, Karena itu berimanlah terhadap setiap janji Tuhan dalam hidup kita supaya kita memperoleh multiplikasi dan promosi dalam segala hal." "TUHAN YESUS MEMBERKATI" Sumber Http// LINK INFORMASI PENTING
khotbah kristen wanita yang tangguh